(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-7259370303418434", enable_page_level_ads: true }); Elektro Circuit: September 2016

MEMBUAT TOROIDAL IRON CORE untuk ZAPPERSTINGO INDUKTOR COIL

MEMBUAT TOROIDAL IRON CORE COIL UNTUK STINGO ZAPPER
Stingo zapper yang di buat oleh Master Sucahyo asli indonesia adalah rangkaian zapper yang evektif dan sudah saya praktekan sendiri.kususnya stingo zapper versi 3v input untuk kesehatan.

gambar zapperstingo circuit
Gb. Zapperstingo circuit



Apa itu Zapper Stingo ?..

...In our Previous articles , we mentioned the benefits of
the Zapper. There are many kinds of zappers. Each
have their own benefits as well as there downside.
They work based on different understanding on how
zapper will cure people.

My Zapper
It has been my experience that voltage spikes can
produce better results than square wave. We can
obtain voltage spike by suddenly turning off the
current that flows in a coil. The coil will then react by
producing very high voltage.

The basic:




The power of this zapping method is proportional to
the source voltage and the inverse of the coil
resistance. Using a 1.5 volt battery and coil with 1
ohm resistance, you may not feel anything, but the
same coil with 12V power source will produce very
sharp or painfull zap...
www.thetruthdenied.com/news/2012/01/23/how-to-make-your-own-zapper/

Dalam praktek perakitanya, circuit ini memang sederhana dan part nya pun mudah di dapat.Yang perlu di perhatikan adalah bagian induktor nya.Berikut saya ingin bagikan khusus induktor untuk zapper stingo yang saya buat.

Dari pengalaman pada proses pembuatan rangkaian zapper stingo, saya memang agak mengalami sedikit kesulitan dalam pengada'an bahan untuk induktor ini.



Karena pada prakteknya Pengguna'an Ferite Toroid tidak bisa memberi power output yang maksimal seperti yang saya inginkan.

Setelah saya perhatikan lagi, induktor zapper stingo ini memang haruslah dengan induktor yang mampu bekerja pada frequensy Rendah agar dapat mengOptimalkan keluaran Arus yang cukup.

Ini bisa di dapat dengan penggunaan TOROIDAL IRON CORE atau kern. Sedangkan Ferite toroidal core memiliki frequensy yang relatif tinggi.

Pada umumnya Toroid iron core ini banyak di gunakan untuk power supllay.dan kita bisa mencari nya dalam PSU bekas komputer. Kebanyakan berwarna kuning putih.

Oleh Perancang nya induktor ini harus bernilai di kisaran ±1.5 mH. Dan ber Resistency ± 0,6 Ohm.karena semakin kecil hambatan nya, semakin besar power nya.
gambar induktor zapperstingo
Gb. Zapperstingo induktor coil



Untuk mendapatkan nilai Induktor seperti yang di anjurka , saya membuat nya sebagai berikut ;

Pertama.
  Siapkan Toroid iron core (biasanya berwarna kuning putih), Kawat enamelled OD 0.6mm.

Kedua.
  Beri ujung kawat lebihan panjang ± 2cm untuk ujung awal (A).Lilitkan ujung lain kawat (B) pada toroid searah jarum jam sampai seluruh permukaan Diameter Dalam toroid tertutup rata dan rapat.

Lakukan dengan rapi tanpa ada lilitan yang bertumpuk.Lilitan di bagian lingkaran luar biasa agak renggang.

  Setelah ujung² kawat saling bertemu,Lanjutkan dengan membuat lapisan ke dua dengan melanjutkan ujung kawat yang masih panjang (B) di atas lapisan pertama tadi.

Pada permukaan Diameter Dalam kawat harus rata menutup lapisan pertama.Sedangkan pada permukaan Diameter Luar berselang / loncati 2 garis lapisan pertama atau beri sepasi 2 baris kawat lapisan pertama tadi.

Teruskan hingga ujung kawat (B) bertemu lagi dengan ujung kawat (A).

  Setelah 2 lapis kita buat,Lanjutkan lagi dengan membuat lapisan ke tiga.Dengan melanjutkan melilitkan ujung kawat (B) menutup rapat lapisan kedua pada Permukaan Diameter Dalam atau sampai ujung kawat(B) bertemu lagi dengan ujung kawat(A).



Lilitan ke tiga ini pada permukaan Diameter Luar berselang / loncati ± 5 baris lapisan kawat yang ada.

Atau kita bisa membuat toroidal iron core untuk zapperstingo induktor coil ini dengan perhitungan :
   L1 . ± 74 lilitan
   L2 . ± 35 lilitan
   L3 . ± 16 lilitan.

Sehingga total kita memiliki 125 lilitan dalam 3 lapis. Atau induktor yang kita buat ± akan memiliki
Specyfikasi sbb :
Toroid inti besi dgn OD 18mm, ID 10mm, T 0,6mm
Enamelled wire OD 0,6mm
3 lapis 125 lilitan total
Induntancy ± 1,5mH
Resistency ± 0.6 ohm.

Setelah selesai pada tahap membuat lilitan, jangan lupa memastikan nilai hambatan induktor ± 0,6 ohm atau tidak lebih dari 1 ohm.karena semakin kecil nilai Ohm, semakin power full output nya.

     Demikian sedikit Rangkuman pemahaman dan pengalaman saya dalam proses Membuat toroidal iron core untuk zapperstingo induktor coil.

 Bila sobat suka dengan postingan ini, jangan lupa di share ya. Dan saya sampaikan trima kasih atas kunjunganya ke blog sederhana ini.Kurang lebih nya mohon di maklumkan saja.Somaga Manfaat dan berguna.
   Wasallam.


Membuat joule thief inverter 1.5v to 220v AC light

Hallo sobat elektro circuit semua.
Kali ini saya coba membagikan bagaimana saya membuat joule thief inverter 1.5v to 220v AC Light.

Joule thief inverter 220v AC light
Gb.1. Joule thief HV perfome

Joule thief sebagai rangkaian voltage booster memang sudah bukanlah hal baru lagi.terutama di kalangan para peng-hoby elektronik sederhana yang suka dengan mini eksperimen sendiri.

JOULE THIEF INVERTER BOOSTER 1,5V TO 220V AC LIGHT berikut mungkin bisa menjadi simple mini project sobat selanjut nya.



Oke...langsung saja kita mulai.

Pertama kita pahami dulu cara kerja joule thief inverter itu sendiri adalah cara merubah arus dari sumber dc menjadi arus ac yang memiliki nilai berkali lipat dari sumber nya sendiri.

Sedangkan joule thief inverter booster 220v merupakan rangkaian modifikasi joule thief converter yang menggunakan ferite toroid inverter trifilar coil.
Joule thief inverter led 220v tes
Gb.2. Joule thief inverter led 220v.


Bisa dilihat gambar di atas, led 220v AC menyala dengan baterrey 1.5v abc jumbo.

Joule thief inverter 1.5v menyalakan cfl 220v 11watt
Gb 3. Joule thief inverter 1.5v to 220v 11watt cfl



Rangkaian sederhana ini juga terbukti mampu menghidupkan lampu TL/cfl hemat energy modifikasi. Juga lampu led 220v 5 watt yang biasanya harus menggunakan arus ac dari jaringan pln di rumah.

Dengan menggunakan satu buah baterrey AA atau AAA yang memiliki kapasitas daya 1.2v sampai 1.5v dc, rangkaian ini sudah bisa kita gunakan untuk alternatif lampu darurat super hemat energy tatkala terjadi pemadaman pln di rumah kita.

Lalu bagaimana sebenarnya rangkaian ini bisa begitu ajaib ?

Kembali ke cara kerja joule thief itu sendiri yang memanfaatkan arus feedback dari penyimapanan energy elektromagnetik pada coil. Dimana arus ini akan menginduksi lilitan sekunder yang akan mengalirkan arus AC berkali lipat pada out put nya.

Bagaimana bentuk dan cara membuat induktor ferrite toroid inverter booster ?...

Ferite toroid inverter bifilar coil untuk joule thief inverter
Gb.4.FERRITE TOROID INVERTER COIL



Sobat bisa simak dan pelajari pada postingan saya terdahulu di cara membuat lilitan ferrite toroid Inverter coil.atau  Klick di sini

Berikut gambar JOULE THIEF INVERTER 1,5V - 220V skema circuit.

Skema rangkaian Joule thief inverter 1.5v to 220v AC light
Gb.5. Joule thief inverter 220v AC light circuit.
Skema rangkaian joule thief inverter with ferrite toroid trifilar coil
Gb.6. Joule thief inverter 1.5v to 220v AC light


Part list:

Resistor 220R - 1k
Kapasitor non polar 10nf
Transistor tip31
Ferrite toroid trifiliar coil/inverter coil
Pcb bolong.
Kabel secukupnya
Lampu led 220v 5 watt hemat energy/lampu TL modif.

Sirkuit ini adalah power inverter paling sederhana yang mengkonversi 1.5v untuk tegangan tinggi.

Memang tegangan output bervariasi, tergantung jumlah lilitan yang di gunakan. Dari 150v juga bisa 400v lebih.tetapi dapat menjalankan lampu 220v AC (luminance tidak penuh).

Saya mengujinya untuk menjalankan lampu LED 5W 220v dengan satu buah batterey 1.5v pada Gb.2.

Juga pada Gb.3 bisa di lihat hasil test dengan lampu cfl yang sudah di lepas dari rangkaian asli nya menyala hanya dengan 1.5v dan atau juga bisa dengan lithium baterrey bekas hp pada Gb.1.

Rangkaian ini menarik sekitar 100mA sampai 200mA dari baterai.



Dari gambar skema di atas(Gb.5-6), bisa di lihat betapa sederhana nya rangkaian "ajaib" dari joule thief inverter ini. Hanya menggunakan komponen yang minim dan banyak di pasaran.

Gb.5 menunjukan Rangkaian Joule thief inverter 1.5v to 220v AC led light dengan induktor ferrite E core.

Sedangkan Gb.6 menggambarkan Joule thief inverter 220v AC led light circuit dengan Ferrite toroidal/ring core.

Bahkan saya membuat nya hanya dari komponen bekas dari alat-alat elektronika yang sudah tak terpakai.

Saran:

• Untuk mendapatkan arus out yang lebih optimal dan hemat, akan lebih mantap gunakan dua battery 1.2v atau 1.5v secara paralel.

• Dari pilihan transistor yang di gunakan, bisa kita gunakan sumber in nya dari 1.2v battery, atau 1.5v battery sampai 9v battery.

• Battery bekas hand phone 5v juga bisa di pakai, bahkan bisa isi ulang.

• Perhatikan proses penentuan kaki² transistor. Antara Basis,Kolektor dan emitor.

• Jangan salah menentukan antara ujung² lilitan Primer,Feedback dan Sekunder.

• Komponen R1 pada skema, bisa di ganti dengan Variable Resistor linier/Potensio 1k -5k. Ini bertujuan agar kita bisa mengkontrol intensitas cahaya lampu.



Bagaimana ?... sederhana bukan.

Segala sesuatu memang akan lebih mudah bila langsung di praktekan. Bahkan kita akan menemukan hal-hal baru dari proses try and eror.

Memang Joule thief inverter 1.5v to 220v light bukan sesuatu yang baru, namun setiap pembahasan dan diskusi akan selalu saja ada hal hal baru yang menarik.

Demikian sobat elektro circuit bahasan tentang cara saya membuat rangkaian Joule thief inverter 1.5v to 220v light.

Semoga manfaat dan menjadi inspirasi hal baru lagi dalam inovasi tentang hemat energy yang lebih ramah lingkungan dan juga free energy yang ramah 'kantong' tentu nya.
Trima kasih.